loading...

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kucing Berlebihan Karena Bisa Mengganggu Pencernaanya

Ok sahabat pecinta kucing di seluruh dunia, entah pecinta kucing persia, kucing anggora, kucing kampung ataupun lokal, apa kalian sudah merawat kucing-kucing peliharaan kalian dengan baik ? Apakah sudah memberi mereka makan yang selayaknya ? 

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kucing Berlebihan Karena Bisa Mengganggu Pencernaanya

Sebenarnya ada beberapa informasi Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kucing Berlebihan Karena Bisa Mengganggu Pencernaanya, bahkan bisa menyebabkan kucing mati. Untuk kalian yang ingin tau apa saja makanan-makanan yang dilarang diberikan secara berlebihan, kalian bisa lihat daftar dan kumpulan makanan dan minuman dibawah ini :

Apakah Kucing Boleh Makan Telur Mentah ?
Hindari memberi kucing makan telur mentah, hal itu karena mengandung banteri Salmonella dan E coli yang cukup tinggi. Selain itu ada tambahan kandungan avidin yang berdampak menghentikan penyebaran vitamin B. karena hal itulah yang membuat telur mentah sangat dilarang untuk diberikan ke kucing, hal ini juga bisa menyebabkan pencernaan kucing terganggu dan bahkan paling parah menyebabkan kematian.

Apakah Kucing Boleh Makan Cabai ?
Jangankan kucing, manusia juga pencernaannya akan terganggu jika berlebihan makan pedas. Jadi jangan berikan kucing kesayanganmu makanan pedas, karena akan mengganggu pencernaanya, dia bisa saja akan muntah-muntah, merasa terbakar, diare dan mencret.

Apakah Kucing Boleh Minum Soft Drink ?
Hindari memberi kucingmu minuman soft drink karena tidak baik untuk pencernaanya. Zat-zat keras yang ada dalam kandungan minuman soft drink sangat berbahaya untuk kucing, hal ini bisa membuat kucingmu kejang-kejang, muntah, diare, bahkan bisa juga kematian.

Apakah Kucing Boleh Makan Kismis ?
Jika memberikan kismis kepada kucing, makan akan menimbulkan efek yang kurang bagus untuk pencernaanya. Kucing peliharaanmu akan sakit jika memakan kismis terlalu banyak dan bahkan perlahan-lahan bisa mati. Selain itu dia juga bisa mengalami gagal ginjal, penurunan nafsu makan, diare, keracunan dan juga muntah-muntah.

Apakah Kucing Boleh Minum Susu ?
Jangan sembarangan memberikan susu kepada kucing peliharaanmu, yang paling baik adalah susu dari induknya. Tapi jika tidak dapat susu dari induknya, kalian bisa membeli susu khusus kucing yang dijual di pet shop. Ingat untuk jangan memberikan produk susu untuk manusia, karena kandungannya berbeda dan dapat membuat kucingmu mencret.

Apakah Kucing Boleh Makan Cream / Krim ?
Sebenarnya Cream / Krim itu sama seperti susu, keduanya tidak baik diberikan untuk kucing kita. Karena sebenarnya sistem pencernaan kucing tidak sanggup mencegah laktosa yang ada dan terkandung di dalam cream tersebut. Jadi kucing peliharaan kita bisa mengalami diare, dehidrasi dan yang paling parahnya sampai dengan kematian.

Apakah Kucing Boleh Makan Tulang ?
Sebaiknya kucing jangan diberikan makan tulang. Walaupun kucing bisa makan tulang tapi dikawatirkan juga tulang-tulang tersebut bisa merobek tubuh bagian dalam kucing. Selain itu, tulang yang masih mengandung banyak lemak dapat membuat kucing diare dan mencret, bahkan-muntah-muntah, keselek ataupun tersedak.

Apakah Kucing Boleh Minum Alk0h0l ?
Minuman seperti ini harus dilarang keras dan tidak boleh diberikan kepada kucing. Karena setelah mengonsumsi minuman seperti ini mampu membuat kucing kita menjadi sempoyogan, kejang-kejang dan bahkan mati. Jadi jangan pernah mencoba memberikan alk0h0l kepada kucing kesayanganmu karena bisa terjadi gangguan syaraf dan juga kejang-kejang.

Apakah Kucing Boleh Makan Jamur / Mushroom ?
Jamur juga sebenarnya tidak boleh diberikan kepada kucing, terutama jamur-jamur yang beracun dan jamur yang memiliki kandungan tidak baik untuk kucing. Efek kucing memakan jamur ada beragam, bisa menyebabkan kucing kejang-kejang, gangguan syaraf dan otak, bahkan juga hati.

Apakah Kucing Boleh Minum Kopi / Kafein ?
Kafein yang ada pada kopi membuat kucing mengalami dehidrasi. Zat yang terkandung pada kafein tersebut mampu mengganggu jantung dan juga sistem syaraf kucing peliharaanmu, bahkan yang paling parah bisa menyebabkan kematian.

Nah itulah Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kucing Berlebihan Karena Bisa Mengganggu Pencernaanya, termasuk jenis ras kucing anggora, persia, lokal, kampung dan lain-lainnya. Jadi kalian tidak boleh sembarangan lagi memberi makan kucing kesayanganmu. Jangan sampai pencernaanya terganggu dan jangan sampai kucingmu mati karena salah memberi makan.

Tag :
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Kucing | Makanan yang Boleh Dimakan Kucing  | Makanan yang Membuat Kucing Mati | Makanan yang Membuat Kucing Sakit | Makanan yang Mengganggu Pencernaan Kucing

loading...

Ibu Hamil Harus Melakukan ini Agar Menghindari Penularan Virus Tokso dari Binatang Kucing

Binatang kucing selalu dikatakan membawa penyakit dan sangat buruk untuk ibu hamil. Tapi sebenarnya kucing tidak sepenuhnya bersalah, penyakit yang menular itu sebenarnya berasal dari virus tokso yang di bawa oleh tikus, lingkungan kurang bersih dan lain-lainnya. Jadi untuk menghindari dampak buru atau hal-hal yang beresiko buruk untuk ibu hamil, sebaiknya para ibu hamil melakukan hal ini untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus tokso yang dibawa oleh kucing.

Ibu Hamil Harus Melakukan ini Agar Menghindari Penularan Virus Tokso dari Binatang Kucing


Jangan Memelihara Kucing Liar

Jika kalian ingin memelihara kucing, lebih baik pelihara kucing kecil yang baru beberapa bulan lahir ataupun masih belum pernah memakan tikus. Karena jika kita memelihara kucing sembarangan, dikawatirkan kucing tersebut membawa parasit tokso, jadi lebih baik mencari kucing yang masih polos belum terkontamiasi virus dan terutama kucing-kucing yang memang terawat dengan baik. Agar wanita dan para ibu hamil tidak terkena virus tokso tersebut.

Meghindari Kotoran Kucing yang Menjadi Sumber Penyakit

Sebenarnya virus tokso pada kucing itu banyak berada di kotorannya. Jadi para hibu hamil jangan sampai ada kontak langsung atau menyentuh kotoran kucing. Jika harus membersihkan kotoran kucing, kalian sebaiknya meminta bantuan kepada orang lain agar ibu hamil tidak beresiko terkena penularan virus tokso.

Membersihkan Kotoran Kucing Dengan Sarung Tangan

Jika kucing peliharaanmu, kucing tetangga ataupun kucing liar pup atau membuang kotorang sembarangan di tempatmu, jika tidak ada orang lain yang bisa dimintai tolong untuk membersihkan kotoran kucing tersebut, dengan terpaksa ibu hamil tersebut harus menggunakan sarung tangan dan masker agar tidak kontak langsung dengan kotoran kucing.

Segera Mencuci Tangan Setelah Membuang Kotoran Kucing

Setelah membuang kotoran kucing dengan memakai sarung tangan dan masker, ibu hamil tersebut juga harus mencuci tangannya. Ingat cuci tangan yang bersih dengan menggunakan sabun khusus mencuci tangan. Kalian bisa gunakan sabun yang mengandung antiseptik, itu karena kandungan antiseptik mampu membunuh kuman dan virus. Sehingga ibu hamil akan terhindar dari penularan virus tokso.

Selalu Membersihkan Kandang Kucing Secara Teratur

Memiliki kucing yang dikurung, atau kandang dan rumah spesial kucing. Sebaiknya kalian selalu menjaga kebersihan kandang kucing tersebut. Itu untuk membuat kucing kalian selalu sehat dan terjaga kebersihannya, sehingga kucing kalian terhindar dari virus, penyakit ataun infeksi-infeksi lainnya.

Jauhkan Kucing dari Ruangan Tertentu

Kita juga harus membatasi ruang bermain kucing peliharaan kita. Seperti ruang makan, tempat tidur dan tempat kerja. Karena virus tokso ini juga bisa kucing dapatkan dari aktifitas bermain di taman ataupun halaman rumah dan kemudian kucing tersebut bermain di ruangan-ruangan kita. Jadi jangan biarkan kucing kalian berada di tempat-tempat yang sering kalian gunakan. Karena di kawatirkan kucing tersebut menularkan virus tokso dan bahkan penularannya lebih cepat karena tempat-tempat kalian itu sudah terkontaminasi virus tokso.

Merawat Kucing dan Memperhatikan Makanannya

Terkadang ada beberapa orang yang acuh dan tidak peduli dengan apa yang di makan oleh kucingnya tersebut. Padahal penularan virus tokso pada kucing juga bisa disebabkan oleh makanannya. Jangan sampai kucing kalian memakan tikus, karena tikus ini yang sering membawa virus tokso dan PES. Jadi jika kucing kalian memakan tikus yang terkena virus tokso maka kucing kalian juga bisa tertular virus tokso tersebut. Dan ini akan berdampak buruk bagi wanita dan para ibu hamil. Untuk dampak tertularnya virus tokso kalian bisa baca artikel ini " Bahaya virus tokso bagi ibu hamil "

Jadi yang sebaiknya kalian lakukan untuk merawat dan memperhatikan makanan kucing dengan cara memberi makanan khusus kucing dan menghindari makanan mentah / daging mentah, terutama menghindari memakan tikus.

loading...

5 Faktor Penyebab Kucing Peliharaan Pergi dari Rumah

Terkadang kita merasa heran dan bingun ketika kucing peliharaan kita tidak kunjung kembali / tidak pulang dari rumah. Kita juga terkadang mencarinya dan ada juga yang tidak peduli dengan hal tersebut. Tapi saya yakin para pecinta kucing yang sangat sayang dengan kucingnya tidak akan tega membiarkan kucingnya menghilang begitu saja.

5 Penyebab Kucing Peliharaan Pergi dari Rumah
kucing yang sedang sekarat

Sebenarnya alasan kucing-kucing yang pergi dari rumah itu memiliki banyak faktor penyebab. Mungkin ada beberapa penyebab yang sering kita dengar seperti kucing-kucing sekarat yang tiba-tiba menghilang. Tapi tidak hanya itu, sebenarnya ada banyak faktor lainnya. Jadi mengapa kucing pergi dari rumah ? untuk membahas semua faktor-faktor penyebab kucing pergi dari rumah, kalian bisa membacanya di bawah ini :

Kucing pergi dari rumah karena sedang sekarat
Karena yang sedang sekarat merasa waktunya untuk hidup sudah tidak lama lagi. Kucing sekarat yang hampir mati itu kemudian pergi mencari tempat yang cukup tersembunyi untuk tempat peristirahatannya yang trakhir. Hal itu dilakukan agar kepergiannya tidak dicemaskan oleh majikannya, selain itu dia juga ingin mati dengan tenang.

Kucing pergi dari rumah karena tidak di urus oleh majikan
Karena kucing malang tersebut tidak di urus majikannya, seperti dia tidak diberi makan dan bahkan diperlakukan tidak baik oleh sang majikannya, maka dia memilih untuk pergi. Kucing juga suka yang untung-untung doang, oleh karena itu kebanyakan orang mengatakan kucing itu licik dan cerdik. Jadi jika tidak mendapatkan keuntungan dia lebih memilih untuk pergi dan mencari makan di tempat lain.

Kucing pergi dari rumah karena tidak memiliki kekuasaan
Karena merasa tidak memiliki kekuasaan. Kucing juga suka menandai sesuatu sebagai hak miliknya, cara kucing tersebut menandainnya dengan menggosokkan dirinya ke benda tersebut sampai benda tersebut melekat dengan baunya. jika si kucing merasa memiliki tempat / benda kekuasaan meraka akan suka berada di tempat tersebut. Tapi untuk mendapatkan tempat kekuasaan terkadang mereka juga harus bersaing merebutkan kekuasaan tersebut dengan kucing-kucing lainnya, dan jika salah satu dari mereka kalah, maka mereka akan memilih mundur dan pegi.

Kucing pergi dari rumah karena kurang perhatian dari pemiliknya
Sebenarnya kucing memiliki sifat pecemburu. dan karena kurangnya perhatian dari majikan, maka mereka yang tidak mendapatkan perhatian akan pergi mencari orang lain yang lebih perhatian dengannya. Kucing juga sangat suka mencari perhatian agar majikannya lebih memanjakannya.

Kucing pergi dari rumah karena terancam bahaya
Kucing juga bisa merasa terancam, ada banyak penyebabnya seperti anjing ( binatang yang ditakuti kucing ) yang menjadi binatang lainnya yang di pelihara majikan. Jadi dia memilih pergi dari rumah daripada hidupnya tidak tenang. Tapi tidak jarang kucing-kucing jaman sekarang bisa bersahabat dengan anjing.

Itulah faktor penyebab kucing peliharaan pergi dari rumah. Tapi ada juga yang mengatakan kucing pergi dari rumah karena tidak setia dengan majikannya. tapi itu sebenarnya terjadi karena faktor di atas, selain itu kemungkinan terbesar karana kurangnya perhatian dari sang majikan. Sebagai contohnya, sama halnya dengan kita yang merasa kurang mendapatkan perhatian dari seseorang, maka kebanyakan dari kita akan memilih untuk pergi karena merasa tidak lagi dihargai.

Selain pembahasan faktor penyebab kucing peliharaan pergi dari rumah, baca juga informasi unik tentang binatang kucing yang perlu kalian ketahui dibawah ini : 
Tag : 
Penyebab Kucing Menghilang | Alasan Kucing Menghilang | Kenapa Kucing Menghilang | Kucing Tiba-tiba Menghilang | Mengapa Kucing Menghilang | Kucing Menghilangkan diri

loading...

Apakah Kucing Termasuk Binatang yang Setia ? Jawaban dari Pengalaman dan Kenyataan

Hallo sobat para pecinta kucing, apa kalian masih ragu dengan kesetiaan kucing-kucingmu ? Mungkin pembahasan tentang kucing ini bisa sedikit menjadi gambaran tentang kesetian kucing yang sesungguhnya.

Yang kita tau adalah kucing binatang yang sangat menggemaskan dan sangat lucu, ada banyak orang yang suka memelihara kucing, tapi ada juga yang anti dengan binatang yang satu ini. Tapi jika kalian ingin memelihara kucing dan ragu-ragu dengan kesetiaan kucing coba di simak penjelasan di bawah ini.

Apakah Kucing Termasuk Binatang yang Setia ? Jawaban dari Pengalaman dan Kenyataan

( Menurut Pengalaman ) Apakah Kucing Termasuk Hewan Setia ?

Saya memelihara beberapa kucing, saya juga merawat kucing-kucing tersebut dengan baik. Saya selalu memberinya makan dan terkadang mengajaknya bermain. Kucing saya itu sangat suka di elus dan suka bermain kejar-kejaran, jadi kadang dia suka mengikuti saya kemanpun saya melangkah.

Saya termasuk orang yang simple, tidak suka repot-repot membeli kandang kucing untuk mengurung kucing, saya tidak suka hal itu. Jadi saya membiarkan kucing saya bebas berkeliaran di pekarangan rumah. Kadang dia masuk ke dalam rumah, pekarangan rumah dan kadang juga tidak diketahui keberadaannya. Entah kemana perginya saya tidak terlalu tau. Tapi yang saya tau, mereka selalu pulang kerumah. Mereka kembali saat lapar di jam-jam biasa waktu pemberian makan.

Penyebab Kucing Peliharaan Pergi dari Rumah

Mungkin ada dari kalian yang kehilangan kucing, mereka yang tidak kembali itu mempunyai beberapa alasan dan faktor. Dari pengalaman saya memelihara kucing dan hasil pengamatan saya selama ini. Adapun fakto penyebabnya adalah :
  1. Karena sekarat, merasa waktunya hidup sudah tidak lama lagi. Dia pergi mencari tempat yang tenang dan tersembunyi untuk tempat peristirahatannya yang trakhir.
  2. Karena tidak di urus majikannya, dia tidak mendapatkan makanan bahkan diperlakukan tidak baik oleh majikannya.
  3. Merasa tidak memiliki kekuasaan. Kucing suka menandai sesuatu sebagai hak miliknya, cara menandainnya dengan menggosokkan dirinya sampai bena tersebut melekat baunya. jika dia merasa memiliki benda / tempat kekuasaan meraka akan suka berada di sana. Tapi terkadang mereka juga bersaing merebutkan kekuasaan tersebut dari kucing-kucing lainnya, dan jika mereka kalah, maka mereka akan mundur dan pegi.
  4. Kurangnya perhatian dari majikan. Kucing juga pecemburu, mereka yang tidak mendapatkan perhatian maka akan pergi mencari orang yang lebih perhatian dengannya.
  5. Merasa terancam, ada banyak penyebabnya seperti anjing yang menjadi binatang lain yang di pelihara majikan.
Itulah faktor penyebab kucingmu pergi dari rumah. Jadi jika ada yang mengatakan kucing pergi karena tidak setia mungkin karana kurangnya perhatian dari kamu. Sama halnya dengan kita yang kurang mendapatkan perhatian, maka kita akan pergi karena merasa tidak dihargai lagi.

Apakah kucing mudah akrab dengan orang baru / orang asing ? Sebenarnya untuk kucing liar akan mudah akrab dan baik dengan orang yang memberinya makan, itu karena ada maksud tertentu agar orang tersebut sering memeberinya makan. Tapi jika kucing rumahan, biasanya tetap akan mudah akrab dengan orang lain, itu karena mereka sudah terbiasa bersentuhan dengan orang dan menganggap semua orang itu baik.

Tapi ada juga kucing yang tiba-tiba takut melihat orang asing yang datang. Hal itu sebenarnya juga sering terjadi, apalagi orang asing tersebut kontak mata dengan kucing, atau bisa di bilang saling bertatapan mata dengan kucing. Tatapan mata ini di anggap konflik oleh si kucing, jadi sebaiknya orang asing yang ingin akrab dengan kucing jangan langsung kontak mata dengannya. Jika sudah sempat memeberinya makan, maka dengan cepat dia akan menaggapmu orang baik yang tidak perlu ditakuti.

Induk Kucing Memiliki Tanggung Jawab yang Tinggi dan Rasa Cinta

Selain penjelasan di atas, induk kucing juga memiliki tanggung jawab yang tinggi kepada anak-anaknya. Induk kucing merawat anak-anaknya dan bahkan saat anaknya mulai tumbuh dewasa dan kurang mendapatkan makanan, iduk kucing kadang sering mengajarinya berburu dan membawakan anaknya makanan. Tidak hanya itu, dia juga melindungi anaknya dari bahaya dan tanpa takut si induk kucing maju untuk menyelamatkan anak-anaknya.

Kucing Menyelamatkan Majikannya dari Bahaya

Bahkan tidak hanya sebatas induk kucing dan anak-anaknya, bahkan kepada majikannya. Ada banyak yang mengalami termasuk saya sendiri. Disaat sedang dalam bahaya di kejar anjing si induk kucing menolong kita. Jadi menurut saya kucing betina lebih peduli dengan sekelilingnya, karena mereka memiliki jiwa peduli seorang ibu.

Kucing Setia dengan Sahabatnya

Selain itu, sering juga saya melihat kucing-kucing yang setia dengan sahabatnya. Contohnya saja salah satu sahabatnya yang tertabrak dan mati, dia seakan-akan membangunkan sahabatnya itu dengan cara memijat-mijatnya, bahkan dia juga terus menunggu bangkai / mayat sahabatnya itu.

Jadi kesimpulan saya, sebenarnya kucing itu memiliki tanggung jawab, rasa cinta dan peduli yang tinggi, bahkan mereka juga termasuk binatang yang setia. Tapi terkadang ada juga yang menganggapnya tidak setia karena mereka pergi tidak kembali, padahal hal itu terjadi karana faktor di atas. Jadi tergantung cara kita merawat dan memperlakukan kucing kita tersebut.

Tag :
Apakah Kucing Setia | Apakah Kucing Binatang Setia | Kenapa Kucing Setia

loading...

Kenapa Kucing Takut Dengan Timun ? Inilah Jawaban dan Penyebabnya

Benarkah timun sangat ditakuti oleh kucing ? Apa penyebab kucing takut dengan timun ? Kenapa kucing selalu melompat saat melihat timun di belakangnya. Mungkin ada banyak yang penasaran dengan reaksi kucing yang melompat saat melihat timun di belakangnya.

Jika kalian sudah sering melihat / menonton video-video kucing yang melompat saat melihat sebuah mentimun di belakangnya. Mungkin video itu terlihat lucu dan aneh, padahal timun ini bukanlah binatang buas yang akan memangsa si kucing tersebut.

Kenapa Kucing Takut Dengan Timun ? Inilah Jawaban dan Penyebabnya
Timun / Mentimun

Karena hebohnya berita kucing yang takut dengan timun, maka saya tertarik membahasnya dan memberikan jawaban dari kejadian ini.

Sebenarnya kucing bukan takut dengan timun, hanya saja kucing merasa terkejut melihat ada benda asing yang ada di belakangnya. Kucing adalah binatang yang selalu waspada dalam kondisi apapun, dia juga mudah sekali merasa curiga dengan hal-hal asing atau benda-benda asing. Terutama benda-benda yang bentuknya menyeramkan dan juga benda-benda yang panjang.

Kujing juga menganggap ular sebagai hewan yang berbahaya baginya. Tapi walaupun menganggap ular berbahaya, mereka juga suka meniru ular, seperti halnya meniru desisan ular saat mereka bertengkar untuk menakuti lawannya tersebut.

Karena itu, timun juga sama berbentuk panjang dan hal itu terlihat seperti ular yang diam-diam menyelinap dan ingin memangsanya dari belakang. Karena itu juga si kucing kaget dan melompat untuk menyelamatkan diri. 

Tidak hanya timun yang bisa menakuti kucing, ada juga benda-benda panjang yang asing tak pernah dilihatnya. Bahkan saat kucing takut dan curiga dengan benda tersebut, mereka akan selalu mengawasi dan mencoba menyentuh benda tersebut dengan cakarnya. Kalian juga bisa mencoba mendekatkan kucing kalian dengan benda-benda yang dianggapnya mencurigakan, maka dia akan melompat dan lari menjauhi benda tersebut.

Butuh waktu untuk si kucing mulai yakin bahwa benda tersebut tidak berbahaya, kadang juga saat menemukan benda yang di anggapnya berbahaya di tempat tertentu, maka dia akan selalu waspada saat beraa di tempat tersebut. 

Tapi kadang juga ada kucing pemberani yang tidak takut dengan timun ataupun benda-benda panjang dan benda asing lainnya. Mereka merasa cukup nyaman dan menganggap tempat yang bereka tinggali tidak ada bahaya. Jadi mereka tidak terlalu bereaksi dengan kejutan tersebut.

loading...

Bolehkah Kucing Makan Nasi ? Jawab Menurut Pengalaman dan Faktanya

Mungkin kalian yang sangat sayang dan cinta dengan kucing kalian merasa takut sembarangan memberikan makan kepada kucing kalian tersebut. Karena rasa cinta dan rasa sayang itu terlalu besar menjadikan kita terlalu bergantung pendapat-pendapat ataupun saran orang lain. 

Tapi apa sebenarnya kalian sudah mengetahui kebenarannya atau sudah pernah mencobannya ? Mungkin ada beberapa yang pernah mencobanya dan ada juga yang sama sekali tidak pernah mencobanya, hanya gara-gara mendapatkan informasi yang cukup kurang bagus didengar.

Bolehkah Kucing Makan Nasi ? Jawab Menurut Pengalaman dan Faktanya
Kucing sedang makan nasi

Cotohnya saja tentang pemberian makanan kucing. Ada yang bertanya-tanya, bolehkan memberi makan kucing dengan nasi ? Ada yang mengatakan tidak boleh, tapi ada yang mengatakan boleh. Jadi apa yang benar ?

Nah, dari pengalaman saya selama memelihara kucing berpuluh-puluh tahun. Saya setiap hari memberi makan kucing-kucing saya tersebut dengan nasi dicampurkan daging, entah dagi ayam, ikan dan lain-lainnya. Tapi apa yang terjadi, apakah kucing saya mati ? Tidak, kucing saya tidak mati, mereka sehat dan gendut-gendut. Tidak seburuk seperti informasi melarang kucing makan nasi.

Bahkan kucing saya lincah, suka bermain dan sepert kucing-kucing normal lainnya. Mereka juga tetap berumur panjang, saya lupa sampai berapa lama kucing-kucing saya hidup, saya tidak pernah memperhatikan tahunnya. Selain itu, saya sangat jarang menemukan bangkai kucing karena mereka suka menghilang tanpa pernah pulang kembali.

Saya perjelas lagi, kucing yang saya pelihara itu kebanyakan kucing lokal. Mereka semua makan nasi, pernah juga memelihara kucing persia, saya juga memeberinya nasi dengan campuran daging dan ikan. Tetap mereka tumbuh dengan sehat.

Tapi saat mereka memakan nasi mereka sering mengalami kesulitan dalam menelan. Kenapa seperti itu ? Karena nasi lembek dan menempel di atas rongga mulutnya. Jadi solusi untuk memberi kucing makan nasi adalah dengan memberikan nasi yang tidak terlalu lembek, selain itu campurkan dengan daging ataupun ikan. Karena aroma daging dan ikan sangat disukai kucing.

Jika kalian masih takut memberikan nasi kepada kucing kalian, kalian juga bisa memberinya makanan khusus kucing yang di jual di toko-toko hewan, bagi yang memiliki uang lebih, karena hargaya cukup mahal. Tapi kalau tidak mempunyai uang lebih, nasi dan ikan juga tidak apa-apa.

Jadi, untuk orang-orang biasa yang kurang dalam penghasilan sehari-hari, mungkin sangat banyak orang memberikan makan kucingnya tersebut dengan campuran nasi dan ikan. Tapi jika kalian ingin lebih memperhatikan kondisi dan kesahatan kucingmu, tidak ada salahnya juga memberikan makanan kucing, Itu karena nutrisi yang di dapat lebih banyak dan lengkap.

Faktanya :
Sebenarnya pemberian nasi sebagai makanan sehari-hari itu boleh saja, tapi jika berlebihan akan menjadi kurang baik untuk pencernaan kucing. Sebenarnya untuk membuat kucing tetap sehat membutuhkan lebih banyak protein dan rendah lemak. Kucing mempunyai kemampuan lebih mengonsumsi protein dan diubahnya menjadi energi. Sedangkan kelebihan karbohidrad dari nasi menyebabkan perut kembung dan diare. 

Kucing adalah hewan yang tidak banyak memiliki enzim untuk mencerna karbohidrat. Maka dari itu banyak yang menyarankan memberi makanan khusus Kucing agar nutrisinya lebih baik. Tapi nyatanya, makanan kucing seperti Dry Food ( pakan kering kucing )  juga mengandung karbohidrat yang dibuat dari tepung dari tanaman yang mudah dicerna oleh kucing seperti jagung, gandum dan beras.

Tapi tidak semua pati mudah dicerna kucing. Seperti contohnya biji-bijian sereal baku akan dicerna lebih lambat dalam usus, selain itu ada juga beberapa karbohidrat tepung, seperti tepung pisang dan kentang yang tidak akan mudah tercerna dan tidak larut dalam air pada hewan peliharaan.

Baca juga artikel tentang :
Selain pembahasan tentang kucing makan nasi, baca juga informasi unik tentang kucing yang perlu diketahui dibawah ini : 
Tag :
Dampak Kucing Makan Nasi | Memberi Kucing Nasi | Kucing Suka Makan Nasi | Kucing Boleh Makan Nasi